Kamis, 03 Mei 2012

Proses Sosialisasi Praktek II


Proses Sosialisasi Praktek

Karir yang Efektif
Perencanaan karir dapat dilihat dari dua sudut pandang yang berbeda. Perencanaan karir dari perspektif organisasi pada individu atau pada keduanya. Menurut Robert et al (2002) perencanaan karir yang terpusat pada organisasi memfokuskan pada pekerjaan-pekerjaan dan pada pembangunan jalur karir yang menyediakan tempat bagi kemajuan logis dari orang-orang, diantara berbagai pekerjaan yang ada di dalam organisasi. Jalur-jalur ini adalah yang dapat diikuti oleh individu untuk mengimbangkan unit-unit organisasi tertentu.
Menurut Simamora, (1995) Perencanaan karir oleh individu meliputi :
a.        Penilaian diri (self-assessment) untuk menentukan kekuatan, kelemahan, tujuan, aspirasi, preferensi, kebutuhan, ataupun jangkar karirnya (career anchor).
b.        Penilaian pasar tenaga kerja untuk menentukan tipe kesempatan yang tersedia baik di dalam maupun di luar organisasi.
c.        Penyusunan tujuan karir berdasarkan evaluasi ini.
d.        Pencocokan kesempatan terhadap kebutuhan dan tujuan serta pengembangan strategi karir.
e.        Perencanaan transisi karir.
Jalur Karir
Jalur karir adalah suatu liniprogresi yang fleksibel melalui mana seorang karyawan bergerak sepanjang kepegawaiannya dengan sebuah perusahaan. Mengikuti jalur karir yang disusun karyawan dapat melakukan pengembangan karir dengan bantuan perusahaan. Pengembangan karir adalah pendekatan formal yang diambil organisasi untuk memastikan bahwa orang dengan kualifikasi dan pengalaman yang tepat tersedia pada saat dibutuhkan. Perencanaan dan pengembangan karir menguntungkan individu dan organisasi.
Menurut Gibson et al (2000) tahapan karir merupakan urutan teratur dari rangkaian pengalaman dan aktivitas yang berbeda yang berkaitan dengan semua karir. Orang-orang umumnya bergerak melalui empat tahap karir yang berbeda yaitu :
a.        Tahap penempatan (Establishment) terjadi pada permulaan karir.
b.        Tahap kemajuan (Advancement) adalah periode bergerak dari satu pekerjaan ke pekerjaan lain, baik di dalam maupun di luar organisasi.
c.        Tahap pemeliharaan (Maintenance) terjadi jika individu telah mencapai batas kamajuan dan berkonsentrasi pada pekerjaan yang dilakukannya.
d.        Tahap kemunduran (Witdrawal), tahap pada suatu titik sebelum individu pensiun yang sesungguhnya.

SUMBER :
Jalur Karir [Diakses 3 Mei 2012]

0 comments:

Posting Komentar